Bahasan kali ini adalah tentang nikel (Pendahuluannya aja dlu)! Siapa tau ada yg berminat kerja di mining bidang Nikel, atau cuma sekedar ingin tau. Kalo mau lengkap, please contact us.
Kemudian pada zona saprolit akan terjadi pengendapan kembali sebagian unsur-unsur hasil pelindian sebelumnya pada rekahan. Batuan asal ultramafik pada zone ini selanjutnya diimpregnasi oleh Ni melalui larutan yang mengandung Ni. Dalam hal ini, Ni dapat mensubstitusi Mg dalam serpentin atau juga mengendap pada rekahan bersama dengan larutan yang mengandung Mg dan Si sebagai Garnierit ((Ni,Mg)6Si4O10(OH)8) dan krisopras. Pada zona ini unsur Ni akan terakumulasi di dalam mineral garnierit. Akumulasi Ni ini terjadi akibat sifat Ni yang berupa larutan pada kondisi oksidasi dan berupa padatan pada kondisi silika. Sedangkan akibat fluktuasi muka air tanah yang berlangsung secara kontinu akan melarutkan unsur-unsur Mg dan Si yang terdapat pada bongkah-bongkah batuan asal di zona saprolit, sehingga memungkinkan penetrasi air tanah yang lebih dalam.pada zona batuan dasar atau bedrock sehingga akan terjadi pengendapan Mg yang berada didalam rekahan-rekahan.
Cheers,
Ge_Ad
Proses terbentuknya Endapan Nikel Laterit
Endapan laterit biasanya terbentuk melalui proses pelapukan fisik dan kimia yang intensif pada daerah dengan iklim tropis-subtropis. Proses pelindian batuan lapuk merupakan proses yang terjadi pada pembentukan endapan laterit, dimana proses ini memiliki penyebaran unsur-unsur yang tidak merata dan menghasilkan konsentrasi bijih yang sangat bergantung pada migrasi air tanah.
Nikel laterit merupakan material yang berasal dari regolith (lapisan yang merupakan hasil pelapukan batuan yang menyelimuti suatu batuan dasar) yang berasal dari batuan beku ultrabasa yang mengandung unsur Ni dan Co. Proses pembentukan endapan nikel laterit dimulai dari pengendapan batuan induknya yaitu Peridotit yang memiliki komposisi berat nikel berkisar antara 0,2% - 0,4%.
Akibat pengaruh larutan hidrotermal atau larutan residual pada waktu proses pembentukan magma, batuan peridotit akan berubah menjadi batuan serpentinit atau batuan serpentinit peridotit. Proses ini dikenal dengan serpentinisasi. Kemudian batuan tesebut akan mengalami dekomposisi dan disintegrasi akibat adanya proses kimia dan fisika dari udara, air, maupun karena pergantian temperatur panas dan dingin yang terjadi secara terus menerus. Batuan asal yang mengandung unsur-unsur Ca, Mg, Si, Cr, Mn, Ni, dan Co akan mengalami dekomposisi.
Diawali dari masuknya air hujan yang kaya CO2 ke dalam tanah, mineral primer yang tidak stabil seperti olivin, serpentin, dan piroksen sampai pada batas antara zona limonit dan zona saprolit. Unsur yang stabil akan tertinggal dan terkumpul pada zona limonit yang kemudian mengalir secara lateral dan selanjutnya lebih banyak didominasi oleh transportasi larutan secara horizontal (Valeton, 1967). Pada zona limonit ini senyawa Fe di dalam larutan akan teroksidasi dan mengendap sebagai Ferri-Hidroksida yang kemudian membentuk mineral-mineral yang berada dekat permukaan seperti Goethit (FeO(OH)), Hematit (Fe2O3), dan Limonit. Bersama mineral-mineral ini selalu ikut serta unsur Co dalam jumlah kecil. Semakin ke bawah, menuju bed rock maka unsur Fe dan Co akan mengalami penurunan kadar.
Batas antara zona limonit dan zona saprolit dinamakan zona pelindian. Pada zona ini terjadi penambahan dan pengurangan larutan pembawa Ni, Mg, dan Si secara kontinu yang akan mengakibatkan terurainya silikat yang mengandung nikel dan larutnya unsur-unsur seperti Ni, Mg, dan Si.
Cheers,
Ge_Ad
Dear Ge_Ad team,
BalasHapusapakah nikel ini tidak berasosiasi dengan unsur emas ataupun tembaga?
sebagaimana tambang emas dan tembaga Freeport ataupun nikel Inco?
trims.
Dear adek Setyo,
BalasHapusKemungkinan nikel dapat berasosiasi dengan emas memang ada. Namun itu bergantung pada kondisi ketika larutan si batuan yang menjadi cikal-bakal sumber nikel nantinya. Nikel merupakan mineral yang terbentuk setelah proses pelapukan terjadi atau lebih dikenal dengan istilah leaching. Nah kalau batuan induk yang mengalami pelapukan ini mengandung asosiasi emas maka ada kemungkinan ditemukan juga emas di daerah endapan nikel. Namun jika batuan induk yang melapuk hanya mengandung Nikel dan Besi maka hanya kedua unsur inilah yang ditemukan di daerah endapan nikel.
Mudah-mudahan bisa menjawab pertanyaanya...
cheers,
GE-AD
terima kasih atas jawabannya,
BalasHapusada pertanyaan kembali untuk team ge-ad, di dalam kondisi apa dan bagaimana proses pembentukkan tersebut terjadi? maksud saya pola sebaran batuan tersebut, seperti di kalimantan, sulawesi, dan Papua memiliki khas batuan sendiri. Apakah ini berhubungan dengan pemisahan dan penggabungan Pulau-pulau?
mohon pencerahannya..
Pertanyaan yang sangat komprehensif dari adek Setyo.
BalasHapusBaik saya akan coba jelaskan:
Dalam penentuan mineral apa yang mungkin jadi pengikut dalam larutan hidrothermal ada suatu bidang khusus yang disebut geochemistry for mining. Disitu akan dipelajari jenis larutan hidrotermal atau kandungan apa saja yang menyebabkan terbentuknya suatu zona mineralisasi.
Nah seperti penjelasan saya di atas, jika larutan hidrotermal yang naik ke permukaan banyak mengandung mineral Au-Cu-Ni-Fe dengan perbandingan yang sesuai. Maka ketika proses pengendapan atau mineralisasi terjadi dan tersingkap dipermukaan dan proses pelapukan terjadi. Hal ini yang memungkin kita menjumpai mineral Cu-Au berasosiasi dengan Fe-Ni.
Namun sepanjang yang saya tahu, mineral Au umumnya berasosiasi dengan Cu-Zn-Mn dan untuk Nikel umumnya berasosisasi dengan Fe.
Nah utnuk pola persebaran batuaannya itu bergantung Tuhan, dibagian mana magma atau larutan hidrotermal yang mengandung mineral-mineral tadi tersingkap atau mengendap. Tetapi di Indonesia daerah yang sering ditemukan Ni adalah daerah timur yang merupakan pulau-pulau muda yang terbentuk sekitar 50 juta tahun lalu. Dan sepertinya pulau-pulau ini yang dianugrahi larutan hidrotermal yang mengandung Fe-Ni sedangkan mineral Au-Cu umumnya terbentuk agak jauh dari dari daerah endapan nikel.
Cheers,
GE-AD Team
Dear GE-AD,,nama saya dona. Saya ingin berdiskusi mengenai metode geolistrik tentang pemetaan sebaran mineral nikel dengan metode tahanan jenis,,apakah team GE-AD bisa membantu sya????sebelumnya terima kasih..
BalasHapusDear GE-AD,,,bolehkah saya meminta emailnya???terima kasih..
BalasHapusboleh dishare contoh bagmana menentukan pola zona laterit yg berdasarkan data pemboran ??terima kasih.
BalasHapusdear ge-ad, saya memiliki TA tentang metode geolistrik yg digunakan untuk menentukan kedalaman nikel laterit, saya ingin berdiskusi mengenai pembhasan nikel ini, apa bisa sy dibantu ? trimakasih.
BalasHapus